Aku ingin mengajukan sebuah pertanyaan, apakah kamu mencintai bangsa ini ?
Apakah kamu tetap mencintai bangsa ini ketika kamu melihat begitu banyaknya kejahatan yang terjadi di negeri ini ? Ketika kamu melihat banyak pemimpin negara yang diberi kesempatan untuk duduk di kursi pemerintahan tidak memperhatikan kepentingan rakyat, malahan memperhatikan dan mengurusi kepentingan pribadi mereka. Ketika kamu melihat begitu tingginya tingkat korupsi di negeri ini. Ketika kamu melihat satu persatu aset negeri ini dijual entah untuk kepentingan apa.
Coba, sekarang tanyakan pada hatimu yang paling dalam (setelah kamu melihat begitu banyaknya masalah di negeri ini), apakah kamu masih dan tetap mencintai bangsa ini ?
Aku pernah berpikir tentang hal ini dan aku bertanya-tanya kepada diriku, apakah aku mencintai bangsa ini. Jujur, aku pernah ada dalam posisi malu menjadi bagian dari bangsa ini ketika aku melihat banyak hal buruk yang terjadi di negeri ini dan hal itu membuatku bertanya-tanya apakah aku mencintai bangsa ini ?
Namun, itu dulu...
Sekarang, aku tau dengan jelas kalau aku sangat mencintai bangsa ini.
Indonesia adalah negara kepulauan terluas di dunia. Negara kita terdiri dari 18.500-an pulau, membentang sepanjang lebih 1.906.240 km2.
Penduduk Indonesia adalah keempat terbesar di dunia setelah China, Amerika dan India. Jumlah penduduk Indonesia adalah kurang lebih 208.472.770 jiwa (sensus 2004) dan saat ini sudah mencapai kurang lebih 241.000.000 jiwa (wow angka yang sangat besar bukan).
Indonesia memiliki 460 suku, jumlah suku terbanyak di dunia.
Indonesia memiliki kekayaan bahasa terbanyak di dunia, yakni lebih dari 460 buah bahasa lokal, dimana setiap suku memiliki bahasanya sendiri.
Belum lagi kekayaan alam yang begitu banyak yang Tuhan berikan bagi bangsa ini, mulai dari beras, kelapa sawit, minyak, emas, batu bara dan masih banyak lagi yang lainnya.
Wow, kalau kita melihat fakta di atas seharusnya kita bangga menjadi bagian dari bangsa ini bukan ? Tuhan tidak hanya mempercayakan sumber daya alam yang begitu banyak bagi negara kita, Dia juga menyediakan begitu banyak sumber daya manusia. Dia memberikan keragaman di negara kita ini.
Lalu, apalagi yang bisa membuat kita tidak mencintai bangsa ini ? Mungkin ada di antara kalian yang bilang "memang bangsa ini kaya, tapi liat dong kejahatan dan kebobrokan yang ada di bangsa ini. Apa itu ga bikin malu dan mengecilkan rasa cinta kita ?"
Memang ga bisa dipungkiri banyak hal buruk yang terjadi di bangsa ini, banyak hal yang bisa membuat kita malu ketika kita berpikir tentang negeri kita ini. Namun, aku pikir bukan sebuah kebetulan kalau Tuhan menempatkan setiap kita di bangsa ini. Aku percaya ketika Tuhan menempatkan setiap kita disini, Dia punya rencana bagi bangsa ini melalui aku dan kamu, ya melalui kita semua.
Kita tidak seharusnya menjadi malu dan diam tidak berbuat apa-apa. Justru kitalah yang harus menjadi agen perubahan bagi bangsa ini. Menjadi dampak yang positif bagi bangsa ini.
Lalu, bagaimana caranya ? Apa yang harus kita lakukan agar kita bisa menjadi agen perubahan bagi bangsa ini ?
Aku pikir kita ga perlu mulai dari hal-hal yang besar dan terlalu muluk dalam pikiran kita. Mulailah itu semua dari hal-hal yang kecil...
Jika kamu seorang pelajar, belajar dengan sungguh-sungguh. Kejarlah cita-cita, mimpimu dan jadilah dampak bagi bangsa ini.
Jika kamu adalah seorang karyawan, bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Selalu rajin dan jujur ketika kamu bekerja.
Jika kamu seorang guru, ajarlah murid-muridmu dengan baik. Jadilah teladan bagi mereka bukan hanya lewat perkataanmu, tetapi lewat seluruh hidupmu.
Apapun dan siapapun kamu saat ini, kamu bisa menjadi agen perubahan bagi bangsa ini.
Sungguhkah kamu mencintai bangsa ini ? Kalau kamu sungguh-sungguh mencintai bangsa ini, kamu ga akan diam dan berpangku tangan melihat bangsa ini semakin jatuh. Namun, kamu akan bangkit dan menjadi agen perubahan bagi bangsa ini.
12 October 2011
29 September 2011
Akhirnya, aku dibaptis
Aku bukan berasal dari keluarga Kristen. Kedua orangtuaku menganut agama Buddha. Tapi entah mengapa sedari kecil aku disekolahkan di sekolah Kristen (mungkin ini jalan yang diberikan oleh Tuhan sehingga aku boleh mengenal Dia). Oleh karena aku bersekolah di sekolah Kristen, maka aku harus ke gereja setiap minggu. Karena pada waktu itu di sekolahku diwajibkan mengumpulkan buku sekolah minggu untuk penilaian mata pelajaran agama.
Waktu kecil, aku belum mengerti apa itu kekristenan. Aku hanya mengerti tiap minggu aku ke gereja, mendengarkan cerita alkitab, menghafal ayat dan mendapat stiker kalau aku berhasil menghafal ayat. Aku hanya mengerti kalau setiap natal aku akan mendapat hadiah natal dari gereja dan akan ada sinterklas baik hati yang memberikannya. Aku hanya mengerti tiap paskah akan ada lomba menghias telur dan akan mendapat telur matang.
Papaku adalah orang yang cukup keras. Waktu kecil ketika aku mau ke gereja, beliau marah dan melarangku. Tapi mama berkata kepada papa kalau aku harus ke gereja karena ini adalah tugas dari sekolah. Akhirnya, walaupun dimarahi oleh papa aku tetap ke gereja karena ada mama yang membelaku.
Aku tumbuh besar, secara perlahan aku mulai mengerti siapa itu Tuhan Yesus dan apa yang sudah dia lakukan untuk semua manusia. Akhirnya, pada tanggal 25 Agustus 2005 aku menerima Dia sebagai Tuhan dan juruselamatku yang hidup pada sebuah kelas pemahaman Alkitab. Hatiku disentuhNya dan untuk pertama kalinya aku merasakan bahwa Tuhan itu benar-benar ada dan Tuhan benar-benar dekat dengan diriku. Aku bertumbuh di dalam Tuhan, cara berpikirku diubahNya. Hidupku yang lama diubahkanNya. Dosaku dihapuskan.
Dalam hatiku timbul sebuah kerinduan untuk dibaptis. Aku ingin menyatakan kepada dunia, bahwa Tuhan Yesus adalah Allahku. Ketika kuutarakan maksudku kepada papa, papa marah dan tidak mengijinkan aku dibaptis. Tapi aku tetap berdoa dan sabar. Karena aku percaya mungkin di hadapan manusia terlihat mustahil, namun di hadapan Tuhan tidak ada yang mustahil.
Selama masa penantian, aku bergumul dan menanti dengan sabar. Kadang aku sedih mengapa ingin dibaptis saja begitu susah. Tapi aku tetap mencoba sabar karena aku percaya kalau Tuhan punya rencana.
Sampai akhirnya Desember 2010, aku coba berbicara lagi kepada papa mengenai keinginanku untuk dibaptis dan aku bersyukur akhirnya papa memperbolehkanku untuk dibaptis. Sungguh sangat tidak terduga oleh akal dan pikiranku. Papa yang keras dan melarang aku untuk ke gereja, mengijinkan aku untuk dibaptis, ini adalah hal yang luar biasa. Aku sangat senang sekali, akhirnya pada tanggal 6 Juni 2011 aku dibaptis setelah mengikuti kelas prabaptisan di gerejaku.
Banyak hal yang aku bisa pelajari lewat pengalaman hidupku ini. Aku belajar bahwa tidak ada yang mustahil buat Tuhan dan aku percaya aku ada di dalam providensianya Tuhan. Aku juga belajar bahwa Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktuNya. Lewat masa penantian itu aku belajar bagaimana begitu berharganya keselamatan yang sudah Tuhan berikan untukku dan aku tidak mau menyia-nyiakannya.
Apakah yang sedang kamu alami saat ini ? Apakah kamu berasal dari keluarga Kristen sehingga kamu dengan mudahnya diperbolehkan untuk dibaptis ? Atau kamu sama seperti aku, harus melalui jalan yang panjang untuk menyatakan pada dunia bahwa kita sudah sah menjadi orang Kristen ? Apapun keadaan kamu, aku ingin kita semua sama-sama menghargai keselamatan yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Karena keselamatan yang Dia berikan mahal hargaNya… GBU..
Dan aku akhirnya bisa berkata salah satu mimpiku jadi kenyataan :)
Waktu kecil, aku belum mengerti apa itu kekristenan. Aku hanya mengerti tiap minggu aku ke gereja, mendengarkan cerita alkitab, menghafal ayat dan mendapat stiker kalau aku berhasil menghafal ayat. Aku hanya mengerti kalau setiap natal aku akan mendapat hadiah natal dari gereja dan akan ada sinterklas baik hati yang memberikannya. Aku hanya mengerti tiap paskah akan ada lomba menghias telur dan akan mendapat telur matang.
Papaku adalah orang yang cukup keras. Waktu kecil ketika aku mau ke gereja, beliau marah dan melarangku. Tapi mama berkata kepada papa kalau aku harus ke gereja karena ini adalah tugas dari sekolah. Akhirnya, walaupun dimarahi oleh papa aku tetap ke gereja karena ada mama yang membelaku.
Aku tumbuh besar, secara perlahan aku mulai mengerti siapa itu Tuhan Yesus dan apa yang sudah dia lakukan untuk semua manusia. Akhirnya, pada tanggal 25 Agustus 2005 aku menerima Dia sebagai Tuhan dan juruselamatku yang hidup pada sebuah kelas pemahaman Alkitab. Hatiku disentuhNya dan untuk pertama kalinya aku merasakan bahwa Tuhan itu benar-benar ada dan Tuhan benar-benar dekat dengan diriku. Aku bertumbuh di dalam Tuhan, cara berpikirku diubahNya. Hidupku yang lama diubahkanNya. Dosaku dihapuskan.
Dalam hatiku timbul sebuah kerinduan untuk dibaptis. Aku ingin menyatakan kepada dunia, bahwa Tuhan Yesus adalah Allahku. Ketika kuutarakan maksudku kepada papa, papa marah dan tidak mengijinkan aku dibaptis. Tapi aku tetap berdoa dan sabar. Karena aku percaya mungkin di hadapan manusia terlihat mustahil, namun di hadapan Tuhan tidak ada yang mustahil.
Selama masa penantian, aku bergumul dan menanti dengan sabar. Kadang aku sedih mengapa ingin dibaptis saja begitu susah. Tapi aku tetap mencoba sabar karena aku percaya kalau Tuhan punya rencana.
Sampai akhirnya Desember 2010, aku coba berbicara lagi kepada papa mengenai keinginanku untuk dibaptis dan aku bersyukur akhirnya papa memperbolehkanku untuk dibaptis. Sungguh sangat tidak terduga oleh akal dan pikiranku. Papa yang keras dan melarang aku untuk ke gereja, mengijinkan aku untuk dibaptis, ini adalah hal yang luar biasa. Aku sangat senang sekali, akhirnya pada tanggal 6 Juni 2011 aku dibaptis setelah mengikuti kelas prabaptisan di gerejaku.
Banyak hal yang aku bisa pelajari lewat pengalaman hidupku ini. Aku belajar bahwa tidak ada yang mustahil buat Tuhan dan aku percaya aku ada di dalam providensianya Tuhan. Aku juga belajar bahwa Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktuNya. Lewat masa penantian itu aku belajar bagaimana begitu berharganya keselamatan yang sudah Tuhan berikan untukku dan aku tidak mau menyia-nyiakannya.
Apakah yang sedang kamu alami saat ini ? Apakah kamu berasal dari keluarga Kristen sehingga kamu dengan mudahnya diperbolehkan untuk dibaptis ? Atau kamu sama seperti aku, harus melalui jalan yang panjang untuk menyatakan pada dunia bahwa kita sudah sah menjadi orang Kristen ? Apapun keadaan kamu, aku ingin kita semua sama-sama menghargai keselamatan yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Karena keselamatan yang Dia berikan mahal hargaNya… GBU..
Dan aku akhirnya bisa berkata salah satu mimpiku jadi kenyataan :)
Percayalah dan sabarlah kawan
Setiap orang rindu memberikan diri sepenuhnya untuk seseorang. Memiliki relasi yang mendalam...
Mencintai dan dicintai.
Tapi Tuhan bilang untuk anak-anakNya :
"Aku mengasihimu anakKu, dan sampai kamu tau bahwa hanya dalam Aku engkau akan terpuaskan.
Berhentilah merencanakan teman hidupmu sendiri, dan biarkan Aku membawanya kepadamu.
Tetaplah ikuti Aku, harapkanlah hal yang terbaik dariku.
Tetaplah dengarkan hal-hal yang Aku katakan kepadamu.
Jangan berpusat pada apa yang kamu inginkan.
Pandanglah Aku...
Lalu, waktu engkau siap...
Aku akan mengejutkanmu dengan cinta yang jauh lebih manis dari yang dapat kau mimpikan.
Tunggulah...
Sampai kamu siap. dan sampai seseorang yang Aku punya untukmu siap.
Aku sedang bekerja, juga saat ini, untuk membuat kalian berdua siap pada waktu yang sama.
Sampai kalian berdua tahu bahwa hanya dalam Aku kalian dipuaskan, kalian tidak dapat saling mengasihi seperti Aku mengasihi, dan menikmati kesatuan yang abadii seperti Aku memberikan diriKu sendiri untukmu.
Ketahuilah bahwa Aku mengasihimu selemanya. Aku Tuhan maha kuasa !!!
Percayalah dan engkau akan dipuaskan."
-Anonim-
Mencintai dan dicintai.
Tapi Tuhan bilang untuk anak-anakNya :
"Aku mengasihimu anakKu, dan sampai kamu tau bahwa hanya dalam Aku engkau akan terpuaskan.
Berhentilah merencanakan teman hidupmu sendiri, dan biarkan Aku membawanya kepadamu.
Tetaplah ikuti Aku, harapkanlah hal yang terbaik dariku.
Tetaplah dengarkan hal-hal yang Aku katakan kepadamu.
Jangan berpusat pada apa yang kamu inginkan.
Pandanglah Aku...
Lalu, waktu engkau siap...
Aku akan mengejutkanmu dengan cinta yang jauh lebih manis dari yang dapat kau mimpikan.
Tunggulah...
Sampai kamu siap. dan sampai seseorang yang Aku punya untukmu siap.
Aku sedang bekerja, juga saat ini, untuk membuat kalian berdua siap pada waktu yang sama.
Sampai kalian berdua tahu bahwa hanya dalam Aku kalian dipuaskan, kalian tidak dapat saling mengasihi seperti Aku mengasihi, dan menikmati kesatuan yang abadii seperti Aku memberikan diriKu sendiri untukmu.
Ketahuilah bahwa Aku mengasihimu selemanya. Aku Tuhan maha kuasa !!!
Percayalah dan engkau akan dipuaskan."
-Anonim-
Subscribe to:
Posts (Atom)